Akibat Pengalihan Gedung terhadap SIPPT atau SP3L

Pertanyaan:

Selamat Malam,

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas artikelnya mengenai SIPPT yang sangat berguna sekali bagi publik khususnya bagi saya yang ingin mempelajari seputar properti.

Atas kesempatan ini, saya ingin bertanya, apabila terdapat suatu gedung yang sudah berdiri dan beroperasi, kemudian pemilik atas gedung tersebut berencana untuk mengalihkannya kepada pihak lain, apakah si calon pembeli tersebut harus terlebih dahulu memperoleh SP3L dan SIPPT dari pemerintah DKI Jakarta?

Terima kasih sebelumnya.

Salam,

Jawaban:

Terima kasih atas surel Anda. Menindaklanjuti atas surel Anda, adapun dapat kami jelaskan sebagai berikut:

Bahwa pengaturan mengenai akibat dari peralihan bangunan gedung karena jual beli terhadap SIPPT dan SP3L tidak diatur secara khusus. Adapun, pada prinsipnya suatu bangunan gedung yang telah berdiri/beroperasi dengan perizinan yang diberikan pemerintah kepada atas nama pemilik gedung yang mana menyatakan bahwa kepemilikan bangunan gedung tersebut ialah pemilik bangunan gedung pada saat itu

Lebih lanjut, apabila kepemilikan bangunan gedung tersebut beralih kepada orang lain, maka perizinan atas nama pemilik bangunan gedung yang lama, kami sarankan untuk dapat dilakukan pelaporan untuk perubahan nama kepada pemerintah setempat, mengingat SIPPT dan/atau SP3L merupakan keputusan pejabat tata usaha negara yang bersifat konkrit, individual dan final.

Demikian yang dapat kami sampaikan.

 

Comments are closed.