Pemberian Hak Milik Atas Tanah untuk Rumah Tinggal

Pertanyaan :

"selamat siang saya mau bertanya tentang prosedur dan mekanisme peningkatan hak dari HGB menjadi HAK MILIK, yang mana HGBnya sudah mati 6 bulan, dan bangunan nya itu bangunan alapulco semacam Villa.

yang saya tanyakan apa harus SK dulu atau bisa langsung peningkatan Hak menjadi Hak Milik ???

termakasih"

(22 Juni 2016)

Jawaban kami :

Sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat 1 huruf b Keputusan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 6 Tahun 1998 tentang Pemberian Hak Milik Atas Tanah untuk Rumah Tinggal, bahwa hak atas tanah berupa Hak Guna Bangunan ("HGB") atau Hak Pakai atas tanah untuk rumah tinggal kepunyaan perseorangan warga negara Indonesia yang luasnya 600 m2 atau kurang yang sudah habis jangka waktunya dan masih dipunyai oleh bekas pemegang hak tersebut, atas permohonan yang bersangkutan diberikan Hak Milik ("HM") kepada bekas pemegang hak. Sehingga Bapak/Ibu dapat mengajukan permohonan untuk diberikan HM.

Lebih lanjut, dapat kami informasikan untuk meningkatkan status tanah HGB yang sudah berakhir tersebut menjadi HM, Bapak/Ibu dapat mengajukan pendaftaran HM kepada Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kotamadya setempat dengan surat permohonan yang disertai persyaratan sebagai berikut:

  1. sertifikat tanah yang bersangkutan;
  2. bukti penggunaan tanah untuk rumah tinggal berupa;
    • fotocopy Izin Mendirikan Bangunan yang mencantumkan bahwa bangunan tersebut digunakan untuk rumah tinggal, atau;
    • surat keterangan dari Kepala Desa/Kelurahan setempat bahwa bangunan tersebut digunakan untuk rumah tinggal, apabila Izin Mendirikan Bangunan tersebut belum dikeluarkan oleh instansi berwenang;
  3. fotocopy SPPT PBB yang terakhir (khusus untuk tanah yang luasnya 200 m2 atau lebih);
  4. bukti identitas pemohon;
  5. pernyataan dari pemohon bahwa dengan perolehan HM yang dimohon pendaftarannya itu yang bersangkutan akan mempunyai HM atas tanah untuk rumah tinggal tidak lebih dari 5 (lima) bidang yang seluruhnya meliputi luas tidak lebih dari 5.000 (lima ribu) m2.

Yang mana untuk pemberian HM tersebut penerima hak harus membayar uang pemasukan kepada Negara sesuai ketentuan yang berlaku.

Comments are closed.