Hak Atas Tanah Berupa HGU

Pertanyaan:

Slamat malam. Sy ada sdikit masalah tentang hak guna usaha (HGU). Disatu sisi HGU harus tanah dikuasai langsung negara, tetapi disisi lain HGU dapat beralih dan dialihkan. Apakah ini tdk kontradiktif?

Jawaban:

Terima kasih atas surel Anda. Menindaklanjuti atas pertanyaan sebelumnya, adapun dapat kami jelaskan sebagai berikut:

Pada prinsipnya, tanah negara adalah tanah yang dikuasai oleh egara. Negara sebagai badan penguasa atas tanah berdasarkan Pasal 2 ayat 2 UUPA, negara mempunyai wewenang untuk:

  • mengatur dan menyelenggarakan peruntukan, penggunaan, persediaan dan pemeliharaan tanah;
  • menentukan dan mengatur hubungan-hubungan hukum antara orang-orang dengan tanah; dan
  • menentukan dan mengatur hubungan-hubungan hukum antara orang-orang dan perbuatan-perbuatan hukum yang mengenai tanah. Wewenang tersebut digunakan untuk mencapai sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Oleh sebab itu, terhadap tanah yang dikuasai oleh Negara tersebut dapat diajukan permohonan hak oleh subjek hukum (orang dan badan hukum). Melalui permohonan hak atas tanah, Negara memberikan hak atas tanah kepada subjek hukum yang bersangkutan. Dengan diberikannya hak atas tanah oleh Negara, subjek hukum tersebut menjadi pemegang hak yang mempunyai hak penguasaan atas tanah, dimana hak atas tanah itu memberi wewenang kepada pemegang hak untuk mempergunakan tanah yang bersangkutan. Hak penguasaan atas tanah yang diberikan langsung oleh Negara melalui permohonan hak sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, salah satu permohonan hak adalah Hak Guna Usaha (“HGU”).

Menurut Pasal 16 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1996 tentang Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan, dan Hak Pakai atas Tanah, HGU dapat beralih atau dialihkan kepada pihak lain. Dengan demikian, pemegang hak tidak hanya berhak mempergunakan tanah yang bersangkutan, tetapi juga dapat mengalihkan HGU atas tanah yang dikuasainya kepada pihak lain. Adapun peralihan HGU terjadi dengan cara:

  • jual beli;
  • tukar menukar;
  • penyertaan dalam modal;
  • hibah; atau
  • Pewarisan

Demikian yang dapat kami sampaikan.

Comments are closed.